Sabtu, 31 Maret 2018

3 Hal Perlu Dilakukan Peserta Touring Sepeda Untuk Hindari Resiko Fatal

3 Hal Perlu Dilakukan Peserta Touring Sepeda Untuk Hindari Resiko Fatal

Olahraga bersepeda tentu memiliki banyak penggemar. Salah satunya dibuktikan dengan banyaknya peserta yang turut menyemarakkan event  " Brompton 100 kilo", di Solo, Sabtu (31/3/2018).

" Brompton 100 kilo" merupakan sebuah ajang yang mempertemukan para pecinta sepeda lipat merek Brompton, untuk mengampanyekan olahraga sepeda lewat aksi touring sejauh 100 kilometer.

Sayangnya, acara yang diikuti hampir 500 peserta ini juga menyisakan kabar duka.

Ivan Asmara, salah satu peserta yang berasal dari Jakarta, tutup usia saat sedang mengikuti event ini.

Pria berusia 48 tahun tersebut dikabarkan terkena serangan jantung mendadak saat berada di tengah-tengah acara ini.

"Yah, kami sebagai panitia juga sudah menyiapkan yang terbaik untuk peserta."

"Kami juga sudah menyiapkan mobil kesehatan dan juga fasilitas untuk cek kesehatan gratis bagi para peserta."

"Tapi, ini namanya musibah. Di luar prediksi kami," ucap Baron Martanegara, selaku ketua panitia.

Terlepas dari kabar duka ini, sesungguhnya ada beberapa hal yang harus disiapkan oleh para peserta touring sepeda, demi mengurangi berbagai risiko.

Jarak tempuh untuk melakukan touring sepeda biasanya lebih dari 60 kilometer. Tantangan ini menuntut kekuatan fisik yang baik dari para peserta.

Baron Martanegara menyarankan kepada para pecinta olahraga sepeda agar melakukan latihan dan istirahat yang cukup sebelum melakukan tour sepeda.

Menurut dia, dengan latihan dan istirahat yang cukup, serta tidak terlalu memaksakan diri dapat mengurangi risiko datangnya cedera, atau hal-hal lain yang bersifat fatal.

Tiga poin persiapan

Laman Hello Sehat juga menguraikan hal yang serupa. Dituliskan, ada tiga hal yang harus dilakukan oleh para pecinta olahraga sepeda sebelum melakukan touring. 

Tiga hal tersebut meliputi latihan, mengisi cairan tubuh, dan mengonsumsi makanan sehat.

Latihan bisa mencegah kita mengalami cedera saat melakukan touring.

Untuk bersepeda jarak jauh, mulailah melatih diri dari jarak yang pendek terlebih dahulu, kemudian tambah jarak hingga kita terbiasa bersepeda dengan jarak yang jauh.

Sementara itu, mengisi cairan tubuh sangat berguna untuk menghidrasi tubuh.

Tubuh yang terhidrasi penting untuk membantu kita melawan rasa lelah dan menjaga energi agar tetap optimal.

Oleh karena itu, sebelum melakukan touring kita juga harus memastikan kecukupan cairan dalam tubuh.

Demi menghindari dehidrasi, kita harus meminum banyak air sebelum dan selama perjalanan. Tentu pula, menghindari minuman berkafein, bersoda, dan beralkohol.

Mengonsumsi makanan sehat sebelum mengikuti touring juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Saat berolahraga, makanan akan cepat dicerna. Oleh karena itu, jangan lupa untuk tetap mengisi asupan makanan selama touring.

Ahli gizi olahraga, Nancy Clark menyarankan kita untuk tetap mengonsumsi karbohidrat.

Makan makanan berkarbohidrat sebelum dan saat berolahraga akan memberi otot asupan bahan bakar sehingga kita tidak mudah lelah.

0 komentar:

Posting Komentar