Tempatnya Mendapat Informasi Dunia
Posting oleh Teddy pada , | Juni 08, 2020 Berkomentar
Forex Trading Strategies

Chances are, you may have learned about the theories of many forex trading strategies and their variants from various forex trading gurus, for different economic situations. These strategies may have worked for them and many other people, but do remember to take any trading strategy with a grain of salt. 

However, there are reliable, low-risk and safe forex trading strategies that form the foundation for all the different types of strategies you’ve heard of, so it’s important to get to know them well. Let’s get started!

1. Trend trading strategy

In principle, low-risk trading happens in low volatility markets. It’s no accident that the major currencies are the USD, GBP, EUR, AUD, CAD and CHF. These are currently the world’s most stable currencies, and daily fluctuations between them are not so great. 

Low volatility is great for predicting trends. Without so much noise, you can confidently use technical analysis to make predictions and create a target pip earning over a period of several weeks to months.

Fundamental analysis can also be used to make predictions in trends, particularly during global economic shocks such as the one happening at the time of this article. 

2. Reversal trading strategy

A more specific version of trend trading is reversal trading. With trend trading, you are focusing on only the appreciation of your purchased currency, and will hold that position until you are ready to convert it back to your base currency. 

However, it is rare for a currency pair to continue to move in one trend, even for over several months. For example, since early 2017, EUR/USD has appreciated from 1.05 EUR to 1.23 EUR per 1 USD by the end of 2017. 

Since then, the EUR depreciates at a steady rate for 2 years to 1.08 EUR per USD in April 2020. If a trader had only relied on the EUR/USD trend, they wouldn’t be able to make any profit off of the euro for 2 years. However, with reversal trading, the trader can switch to trade euros for US dollars when the reversal happens. Regardless of the currency, you will still make a profit.

3. Swing trading strategy

A more short-term variant of trend trading and reversal trading combo is swing trading. This can take place within a week, and it’s a common practice for most advanced traders. 

Swing trading requires heavily on technical analysis rather than fundamental analysis, because it takes note of the short-term market behavior rather than the long-term consequences of trading news and reports. 

If you are still a beginner, it is not a recommended strategy as you may be overwhelmed by volatility and risk panic buying/selling. 

Trade with FBS

Trend trading, reversal trading, and swing trading are common practices in forex trading and they apply to other financial instruments as well. Whether you are doing online forex trading or trading in the stock market, these three strategies are reliable. FBS is an online forex trading company that lowers the entry cost of beginners and helps advanced traders make more profit. 

Posting oleh Teddy pada , | Juni 05, 2020 Berkomentar
Penyebab Bayi Kuning

Hampir seluruh orang tua yang baru memiliki momongan tentu akan merasa khawatir dan panik saat bayi kecilnya terserang penyakit. Salah satu penyakit yang sering dialami bayi baru lahir adalah penyakit kuning. Penyakit kuning yang dialami di kecil disebabkan oleh billirubin atau pigmen kuning yang berada di dalam tinja dan darah serta diproduksi oleh tubuh saat sel darah merah hancur secara alami tidak diproses dengan semestinya oleh hati.

Menurut CDC atau Center for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat menyatakan bahwa 60 persen dari bayi yang terlahir di dunia ini sangat lumrah terlahir kuning. Masalah penyakit kuning dapat teratasi dengan melakukan perawatan sederhana di rumah jika memang didapati tidak ada indikasi yang berbahaya. 

Tingginya bilirubin pada si kecil dapat disebabkan pula karena asupan ASI. Terdapat sesuatu di dalam beberapa susu yang justru mempengaruhi organ hati dalam menurunkan kadar bilirubinnya sehingga apabila asupan untuk si kecil kurang, ia akan mengalami penyakit kuning. Si kecil memiliki hati yang belum dapat bekerja dengan maksimal sampai usia 3 minggu sehingga jangan kaget apabila permukaan kulit dan bagian mata si kecil menjadi berwarna kekuningan. 

Pada umumnya kadar bilirubin bayi normal adalah di bawah 5 mg/dL. Namun banyak bayi yang telah melebihi angka tersebut saat baru lahir. Pada kondisi ringan pada sebagian bayi tidak diperlukan tindakan medis atau terapi khusus namun jika kadar bilirubin di atas 13 mg/dL bayi harus melakukan terapi dengan menggunakan sinar ultraviolet beberapa hari di rumah sakit untuk penyembuhan. 

Beberapa cara mengatasi penyakit kuning pada si kecil diantaranya : 

1. Memberi ASI lebih banyak 

Salah satu penyebab terjadinya penyakit kuning pada bayi adalah karena asupan ASI yang diberikan oleh ibu sehingga ASI menjadi kunci untuk mengatasi penyakit kuning. Untuk itu ibu dapat memberikan ASI lebih sering dari biasanya. Berikan ASI dengan takaran 60 ml setiap menyusui dengan waktu minimal 2 jam sekali. Beberapa zat yang terkandung di dalam ASI dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh yang berfungsi untuk menjaga sel otak si kecil dari tingginya bilirubin.

2. Jemur bayi 

Cara sederhana yang dapat dilakukan ibu di rumah untuk mengatasi penyakit kuning adalah dengan cara menjemur bayi. Matahari memiliki vitamin D yang mampu membantu si kecil menghilangkan penyakit kuningnya. Jemur si kecil sekitar pukul 06.30 – 09.00, juga pastikan bahwa menjemurnya dalam keadaan cuaca yang tidak mendung. Waktu yang dianjurkan untuk menjemur si kecil adalah selama 15 – 30 menit dengan kondisi telanjang. Selain itu jangan sampai mata si kecil langsung terkena paparan sinar matahari. 

3. Mengetahui beberapa penyebab lain 

Ibu perlu mengetahui penyebab bayi kuning lainnya yang diderita. Apakah penyakit yang diderita disebabkan oleh faktor patologis atau fisiologis. Penyakit kuning yang disebabkan oleh faktor patologis perlu anjuran dari dokter guna melakukan penanganan namun jika dikarenakan faktor fisiologis masih dapat dihilangkan dengan sendiri dari rumah.

Berbagai tips menangani penyakit kuning dapat dilakukan dengan sangat sederhana dari rumah. Yuk coba beberapa tips untuk menanganinya dan jangan lupa setelah melakukan beberapa cara mengatasi tersebut, selalu perhatikan kondisi fisik dari si kecil apabila tidak didapati perubahan, ibu perlu mewaspadainya dan segera bawa si kecil ke rumah sakit. Tentunya semua orang tua akan merasa senang jika bayi bertumbuh  dan berkembang dengan sehat.