Tempatnya Mendapat Informasi Dunia
Posting oleh Teddy pada , | Juni 05, 2020 Berkomentar
Penyebab Bayi Kuning

Hampir seluruh orang tua yang baru memiliki momongan tentu akan merasa khawatir dan panik saat bayi kecilnya terserang penyakit. Salah satu penyakit yang sering dialami bayi baru lahir adalah penyakit kuning. Penyakit kuning yang dialami di kecil disebabkan oleh billirubin atau pigmen kuning yang berada di dalam tinja dan darah serta diproduksi oleh tubuh saat sel darah merah hancur secara alami tidak diproses dengan semestinya oleh hati.

Menurut CDC atau Center for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat menyatakan bahwa 60 persen dari bayi yang terlahir di dunia ini sangat lumrah terlahir kuning. Masalah penyakit kuning dapat teratasi dengan melakukan perawatan sederhana di rumah jika memang didapati tidak ada indikasi yang berbahaya. 

Tingginya bilirubin pada si kecil dapat disebabkan pula karena asupan ASI. Terdapat sesuatu di dalam beberapa susu yang justru mempengaruhi organ hati dalam menurunkan kadar bilirubinnya sehingga apabila asupan untuk si kecil kurang, ia akan mengalami penyakit kuning. Si kecil memiliki hati yang belum dapat bekerja dengan maksimal sampai usia 3 minggu sehingga jangan kaget apabila permukaan kulit dan bagian mata si kecil menjadi berwarna kekuningan. 

Pada umumnya kadar bilirubin bayi normal adalah di bawah 5 mg/dL. Namun banyak bayi yang telah melebihi angka tersebut saat baru lahir. Pada kondisi ringan pada sebagian bayi tidak diperlukan tindakan medis atau terapi khusus namun jika kadar bilirubin di atas 13 mg/dL bayi harus melakukan terapi dengan menggunakan sinar ultraviolet beberapa hari di rumah sakit untuk penyembuhan. 

Beberapa cara mengatasi penyakit kuning pada si kecil diantaranya : 

1. Memberi ASI lebih banyak 

Salah satu penyebab terjadinya penyakit kuning pada bayi adalah karena asupan ASI yang diberikan oleh ibu sehingga ASI menjadi kunci untuk mengatasi penyakit kuning. Untuk itu ibu dapat memberikan ASI lebih sering dari biasanya. Berikan ASI dengan takaran 60 ml setiap menyusui dengan waktu minimal 2 jam sekali. Beberapa zat yang terkandung di dalam ASI dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh yang berfungsi untuk menjaga sel otak si kecil dari tingginya bilirubin.

2. Jemur bayi 

Cara sederhana yang dapat dilakukan ibu di rumah untuk mengatasi penyakit kuning adalah dengan cara menjemur bayi. Matahari memiliki vitamin D yang mampu membantu si kecil menghilangkan penyakit kuningnya. Jemur si kecil sekitar pukul 06.30 – 09.00, juga pastikan bahwa menjemurnya dalam keadaan cuaca yang tidak mendung. Waktu yang dianjurkan untuk menjemur si kecil adalah selama 15 – 30 menit dengan kondisi telanjang. Selain itu jangan sampai mata si kecil langsung terkena paparan sinar matahari. 

3. Mengetahui beberapa penyebab lain 

Ibu perlu mengetahui penyebab bayi kuning lainnya yang diderita. Apakah penyakit yang diderita disebabkan oleh faktor patologis atau fisiologis. Penyakit kuning yang disebabkan oleh faktor patologis perlu anjuran dari dokter guna melakukan penanganan namun jika dikarenakan faktor fisiologis masih dapat dihilangkan dengan sendiri dari rumah.

Berbagai tips menangani penyakit kuning dapat dilakukan dengan sangat sederhana dari rumah. Yuk coba beberapa tips untuk menanganinya dan jangan lupa setelah melakukan beberapa cara mengatasi tersebut, selalu perhatikan kondisi fisik dari si kecil apabila tidak didapati perubahan, ibu perlu mewaspadainya dan segera bawa si kecil ke rumah sakit. Tentunya semua orang tua akan merasa senang jika bayi bertumbuh  dan berkembang dengan sehat. 

0 komentar:

Posting Komentar