Tempatnya Mendapat Informasi Dunia
Posting oleh Teddy pada , | September 22, 2021 Berkomentar
Cara Bangun Pagi Walau Tidur Malam yang Paling Ampuh

Sulit untuk bangun pagi, terutama setelah begadang hingga larut malam? Sebenarnya ada banyak cara bangun pagi walau tidur malam. Siapa saja bisa bangun pagi meskipun tidur terlalu larut malam. Nah, di sini kami akan coba jelaskan tips atau cara-caranya kepada Anda.

1. Mengatur Waktu Tidur

Sebenarnya kesuksesan bangun pagi walaupun tidur terlalu malam adalah dari jam tidur itu sendiri. Jika Anda tidur terlalu larut malam bahkan hingga waktu subuh, tentu akan kesulitan jika bangun di pagi hari. Maka dari itu, Anda harus mengatur waktu tidur terlebih dahulu.

Pastikan waktu tidur Anda cukup, yaitu 7 hingga 8 jam. Waktu tersebut sangat ideal sekali agar Anda mudah bangun di pagi hari.

2. Set Alarm Kemudian Jauhkan Alarm

Alarm bisa menjadi salah satu kunci sukses Anda ketika ingin bangun di pagi hari. Silahkan set alarm Anda baik alarm pada jam analog maupun handphone. Pilih tingkat volume suara yang tinggi agar Anda mudah terbangun. Selain itu, set beberapa waktu alarm.

Setelah alarm berhasil Anda set, cara selanjutnya yaitu menjauhkannya namun tidak terlalu jauh. Tempatkan alarm di tempat yang sulit Anda jangkau. Tujuannya yaitu agar Anda bangun pada saat ingin mematikan alarm tersebut karena jaraknya yang jauh.

3. Mengurangi Minuman Berkafein

Kebiasan tidur terlalu malam bisa juga dikarenakan kafein yang Anda konsumsi setiap malam. Usahakanlah untuk mengurangi asupan kafein agar Anda dapat dengan mudah tidur di malam hari. Dengan begitu Anda tidak akan tidur terlalu larut malam.

Meski demikian, kafein juga merupakan minuman yang bermanfaat untuk menjaga tubuh kita agar tetap fresh. Namun bagi Anda yang ingin tidur malam, sebaiknya hentikan meminumnya di malam hari.

4. Matikan Alat-Alat Elektronik

Jika Anda punya TV yang Anda simpan di kamar tidur, sebaiknya Anda matikan terlebih dahulu TV tersebut agar Anda bisa tidur dengan nyenyak. Begitu juga dengan alat-alat elektronik lain yang bisa mengganggu tidur Anda.

Itulah informasi seputar cara bangun agar bisa beraktivitas dengan semangat di pagi hari. Silahkan Anda coba trik-trik di atas agar bisa bangun di pagi hari, selamat mencoba.

Posting oleh Teddy pada , | September 21, 2021 Berkomentar
Modem Wifi Huawei E5673

Modem Wifi Huawei E5673 - Saat ini modem WiFi menjadi salah satu kebutuhan bagi banyak orang, terlebih lagi sejak digalakannya sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) dan juga sekolah online. WFH memang mengasyikkan bagi sebagian orang karena dapat berkumpul dengan anggota keluarga, namun kunci penting yang harus Anda pikirkan di balik itu semua adalah jaringan internet yang ada di rumah salah satunya memakai modem wifi.

Modem wifi bagi sebagian orang sudah tidak asing lagi untuk digunakan, yang merupakan sebuah perangkat keras untuk dapat mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital atau sebaliknya. Modem WiFi yang disebut juga MiFi merupakan WiFi router yang sifatnya portable atau mudah dibawa kemana saja karena fisik yang lebih kecil dari router biasa. 

Lebih baik Anda memakai modem WiFi yang harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan berlangganan paket internet rumahan yang harganya relatif lebih mahal. Namun sebelum memilih model WiFi, ada beberapa hal yang harus  dirhatikan  seperti harga modem, kualitas barang, fitur, kapasitas baterai, dan lainnya. Berikut modem wifi yang bisa menjadi pertimbangan bagi Anda:

Huawei E5673 

Sistem operasi yang mendukung dari modem ini seperti Windows, MacOS, juga Android dan iOS. Modem E5673 ini tersedia dalam berbagai jaringan, seperti 2G, 3G dan 4G.

Dengan menggunakan modem ini Anda dapat membagi sinyal Wifi bersama 16 orang sekaligus dengan kecepatan upload 50 Mbps, dan download 150 Mbps. Modem ini berbentuk rounded di semua sisi dan bisa digunakan untuk semua provider, sehingga Anda bisa memasangkan kartu apapun, seperti XL, Telkomsel, Indosat, Axis dan lain-lain.

Anda bisa memilih modem ini jika ingin berhemat sekaligus memperoleh modem berkualitas tingg karena modem ini adalah salah satu modem termurah dengan garansi 3 tahun dengan kisaran harga Rp 599.000. Berikut spesifikasinya:
  • Jaringan : 4G
  • Frequency : 2300 MHz
  • Kecepatan :150 Mbps
  • OS Support : Windows XP, Vista,7 MAC
  • Dimensi : 100×59.0×15.6 mm
  • Berat : 100 g
Itu dia modem wifi yang bisa menjadi pertimbangan dan bisa Anda pakai untuk semua provider.

Posting oleh Teddy pada , , | September 10, 2021 Berkomentar
Kandungan dan Manfaat Paprika untuk Kesehatan Tubuh

Tak hanya dapat diolah menjadi berbagai jenis hidangan lezat, ternyata ada banyak manfaat paprika untuk kesehatan, mulai dari melancarkan pencernaan hingga menjaga kesehatan mata. Manfaat tersebut diperoleh dari beragam kandungan nutrisi di dalam paprika.

Layaknya tomat dan mentimun, mungkin banyak yang mengira paprika sebagai salah satu jenis sayuran. Padahal, paprika (Capsicum annuum) adalah salah satu jenis buah yang memang kerap digunakan sebagai bahan pelengkap masakan.

Paprika memiliki cita rasa yang hampir menyerupai cabai, namun tidak terlalu pedas. Berdasarkan warnanya, paprika terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu paprika merah, kuning, hijau, dan oranye. Meski demikian, keempat jenis paprika tersebut memiliki kandungan nutrisi yang tidak jauh berbeda.

Kandungan Gizi pada Paprika

Dalam seporsi paprika atau sekitar 150 gram paprika, terdapat kurang lebih 30–40 kalori dan aneka nutrisi, seperti:
  • 1–1,5 gram protein
  • 8–9 gram karbohidrat
  • 0,3–0,5 gram lemak
  • 2–3 gram serat
  • 150–170 mcg (mikrogram) vitamin A
  • 120–120 mg (miligram) vitamin C
  • 1,5–1,7 mg vitamin E
  • 200–220 mg kalium
  • 12–15 mg magnesium
  • 7–10 mg kalsium
Buah paprika juga mengandung vitamin B, vitamin K, zat besi, folat, zinc, mangan, dan lutein. Tak hanya itu, paprika juga kaya akan kandungan antioksidan.

Berbagai Manfaat Paprika untuk Kesehatan

Karena kandungan gizinya yang beragam, ada banyak manfaat paprika bagi kesehatan tubuh yang bisa diperoleh, antara lain:

1. Memelihara kesehatan mata

Paprika mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin, serta aneka vitamin yang dapat menjaga kesehatan mata, seperti vitamin A dan vitamin E. Kandungan paprika tersebut dapat mencegah kerusakan sel retina mata dan mengurangi risiko terjadinya katarak.

2. Mencegah anemia

Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini ditandai dengan gejala tubuh yang mudah lelah, kulit pucat, mata berkunang-kunang, dan sesak napas.

Untuk mencegah terjadinya anemia, Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, folat, dan vitamin B12. Ketiga kandungan tersebut juga dapat Anda peroleh dari paprika.

Paprika juga kaya akan vitamin C. Vitamin ini dapat meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh, sehingga produksi sel darah selalu tercukupi dan mencegah Anda dari risiko anemia atau kurang darah.

3. Mengurangi peradangan

Paprika mengandung banyak antioksidan dan senyawa capsaicin, yaitu zat yang memberikan rasa pedas pada paprika dan cabai, serta rempah-rempah lainnya. Kandungan tersebut diketahui baik untuk mengurangi peradangan.

4. Menurunkan risiko kanker

Kandungan antioksidan seperti beta karoten, lutein, zeaxanthin, dan vitamin C di dalam paprika terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

Inilah sebabnya mengapa pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran yang kaya antioksidan, termasuk paprika, dapat mengurangi risiko kanker.

Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efek konsumsi paprika dalam pencegahan penyakit kanker.

5. Menurunkan berat badan

Selain mengurangi peradangan, kandungan capsaicin pada paprika dan cabai juga dianggap dapat membantu menurunkan berat badan. Ini berkat efek capsaicin yang dapat meningkatkan metabolisme, sehingga kalori dan jaringan lemak yang dibakar lebih banyak.

Selain itu, paprika juga banyak mengandung serat, sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama. Dengan demikian, dorongan untuk makan berlebih atau sering ngemil akan berkurang.

Namun, Anda tidak bisa hanya mengandalkan paprika untuk menurunkan berat badan. Berat badan ideal perlu dicapai dengan pola hidup sehat, yaitu rutin berolahraga dan mengurangi konsumsi makanan tinggi kalori.

6. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Kandungan antioksidan dalam paprika juga dapat mengurangi risiko terjadinya penyumbatan di pembuluh darah jantung, sehingga aliran darah bisa tetap lancar. Efek ini menjadikan paprika bermanfaat sebagai salah satu makanan yang baik untuk mencegah penyakit jantung.

Beberapa manfaat di atas menunjukkan bahwa paprika sangat baik untuk kesehatan tubuh. Namun, pada sebagian orang, paprika mungkin bisa menyebabkan alergi. Akan tetapi, kasus alergi terhadap paprika tergolong sangat jarang terjadi.

Untuk mendapatkan manfaat paprika, Anda dapat mengolahnya menjadi campuran berbagai masakan, seperti tumis daging, telur dadar, atau sebagai topping pada pizza. Selain dikonsumsi sebagai makanan, paprika juga tersedia dalam bentuk suplemen ekstrak paprika.

Jika kondisi kesehatan tubuh Anda baik, tidak ada salahnya untuk menjadikan paprika sebagai salah satu tambahan dalam menu makan Anda sehari-hari.

Itu tadi manfaat mengonsumsi paprika yang sangat baik untuk tubuh. Untuk mendapatkan pepaya aneka jenis tersebut dapat membelinya di TaniHub. Tak hanya menyediakan varian pepaya yang lengkap, di platform ini juga akan mendapatkan pepaya dengan kualitas terbaik langsung dari petani. Jadi dijamin pepaya yang akan Anda terima dalam kondisi segar.

Selain itu, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti mendapatkan layanan pengiriman yang cepat, layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, metode pembayaran yang beragam, promo - promo menarik serta layanan kepuasan pelanggan yang menjamin penggantian jika barang yang dipesan tidak sesuai.

Yuk belanja di TaniHub, cukup kunjungi websitenya di https://TaniHub.com atau mengunduh aplikasi onlinenya di Play Store dan AppStore!